All for Joomla The Word of Web Design

Spanyol yang berbeda akan dipamerkan saat Luis Enrique mencari yang lebih sama

Perlahan waktu berlalu, serta begitupun beberapa orang yang pimpin Spanyol menjadi team terunggul dalam dunia. Ada muka yang akrab, bila dilupakan, di Las Rozas minggu ini, saat Raúl Albiol dengan tidak tersangka kembali pada tim nasional sesudah mangkir saat tiga tahun, serta penyertaannya melipatgandakan jumlahnya pemain yang ada yang sudah memenangi tiap-tiap Euro 2008, Piala Dunia 2010 serta Euro 2012. Cuma dia serta Sergio Ramos yang tersisa. Ini ialah Spanyol yang berlainan yang akan bermain di Wembley di hari Sabtu. Asosiasi Sepakbola memakai gambar Gerard Pique untuk mempromokan permainan Liga Bangsa, tapi Pique sudah pergi serta masa itu makin jauh ke terlalu jauh. Spanyol memenangi tiga kompetisi beruntun; mereka saat ini sudah 3x beruntun tiada memenangi laga knockout. Sesudah Rusia, Andrés Iniesta serta David Silva pergi, dengan Piqué. Ramos serta Albiol samping, dari tim cuma Sergio Busquets ada di team 2010. Dani Ceballos, Marco Asensio serta Rodri Hernández berumur 14 tahun saat Spanyol memenangi Piala Dunia. “Saya menyaksikannya berfikir:‘ Saya berharap itu saya sehari, ’” kata Hernandez.

Pertanyaannya saat ini ialah apa itu dapat. Ia dilahirkan di hari Spanyol tersisih dari Euro 96 lewat beradu penalti oleh Inggris. Duduk di bangku itu sore itu Luis Enrique, yang lakukan kiprahnya menjadi manajer Spanyol ditempat yang sama pada Sabtu malam, bila tidak persis stadion yang sama. Di tanya apakah “kenyataan” Spanyol, apa mereka seburuk yang dianjurkan Piala Dunia, Luis Enrique menjawab dengan rangking mereka: ke-9. Maksudnya, tuturnya, ialah naik satu tempat pada satu waktu. Ambisi yang semakin besar ditahan. Luis Enrique yakin lebih baik tidak lihat ke belakang. Piala Dunia diawali dengan Spanyol memecat Julen Lopetegui, dua hari sebelum diawali, serta selesai dengan perbincangan mengenai jati diri mereka. Keberhasilan semestinya membawa style yang tidak dapat dinegosiasikan tapi tiga kompetisi kegagalan akhiri itu. Bahkan juga ada perbincangan untuk merobeknya. “Ini bukan revolusi, itu evolusi,” kata Luis Enrique.

Artikel Terkait :  Gareth Southgate melihat 'pergeseran' dalam sikap suporter Inggris terhadap tim

Tetapi itu beralih dan itu kenapa dia ada disini; dia dengan eksplisit menarik paralelnya dengan apakah yang dia kerjakan di Barcelona, memberikan bagian baru pada suatu jati diri: bertambah cepat, lebih agresif, dikit lebih langsung. Bila pengecualian Jordi Alba nampaknya jadi penghilang mabuk sebab mereka berkelahi di Camp Nou, ia jauh dari hanya satu pergantian. Hampir 1/2 tim Piala Dunia sudah pergi. Luis Enrique bicara dengan Piqué untuk coba menghambat dia supaya tidak pergi tapi Pepe Reina, Nacho Monreal, Álvaro Odriozola, Lucas Vázquez, serta Koke dibiarkan. Begitupun Iago Aspas, walau ia di panggil kembali saat Diego Costa mengundurkan diri. Pada 22, Hernández ialah satu diantara 11 topi baru, lambang pergeseran.

Satu hybrid, bahkan juga: dimisalkan menjadi Sergio Busquets, ia habiskan lima tahun di Villarreal, pertama di team B lalu di team pertama, dimana prioritas diletakkan pada sentuhan, tehnik, serta kepemilikan. Akan tetapi ia barusan masuk dengan Atlético Madrid – club yang membebaskannya di umur 16 serta semestinya duduk di ujung taraf style. Ceritanya mereka dibebaskan sebab dia sangat kecil. Dia saat ini 6ft 3in. “Memang benar saya ialah pengembang yang terlambat serta saat saya pergi saya tidak tumbuh sekitar beberapa rekanan team saya; Saya melejit dikit lalu, ”katanya. “Tapi itu bukan ketetapan seperti itu, lebih dari sebatas pergantian. Akan tetapi saya ketahui jika sekarang ini sisi fisik sepakbola begitu terpenting serta untungnya saya mempunyai badan saat ini.

Baca Juga :

Artikel Terkait :  Harapan keempat Chelsea mati dengan merintih dalam kapitulasi di Newcastle

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password