All for Joomla The Word of Web Design

Josep Guardiola Akui The Citizens Sempat Takut Hadapi United

Josep Guardiola mengakui bahwa para pemain The Citizens sempat merasa takut untuk menghadapi Manchester United. Guardiola selaku peramu taktik Manchester City itu sendiri menyebutkan jika skuad didikannya sempat dihantui rasa takut pada saat menjamu klub berjuluk The Red Devils akibat hasil pertemuan kedua tim di musim lalu. Sebagai pengingat kembali, pada pertandingan bertajuk derby Manchester musim lalu paruh kedua yang digelar di Stadion Etihad, City sendiri sempat membuka keunggulan 2 gol di babak pertama. Di mana gol-gol milik City itu sendiri telah dihasilkan oleh Vincent Kompany dan Ilkay Gundogan. Akan tetapi pada babak kedua laga, dengan sigap United sanggup membalas tiga gol sekaligus melalui brace Paul Pogba dan Chris Smalling.

Pertandingan itu pun pada akhirnya berkesudahan dengan skor 3 – 2 untuk keunggulan United. Hasil tersebut yang ternyata sudah membuat para pemain Manchester Biru seolah merasa trauma. Dalam pertemuan pada hari Minggu, 11 November 2018 lalu, City memang akhirnya bisa menang 3 – 1. Akan tetapi Guardiola mengakui anak-anak asuhnya tak bisa melupakan sejarah lawan United, khususnya apa yang terjadi musim lalu di tempat yang sama. Seperti yang dilansir dari Sky Sports, Pep menyatakan jika para pemain tentu saja ingin selalu bermain bagus di depan para fans. Sebab mereka semua mengetahui secara pasti betapa pentingnya pertandingan melawan United Guardiola menerangkan, tim bahkan tak dspata melupakan dalam sejarah mereka, di mana mereka selalu berada di belakang United.

Hal ini sedianya benar-benar bisa dimengerti sehingga para pemain layak merasa gugup, terutama dalam situasi itu dengan apa yang terjadi musim lalu, tetapi untungnya para pemain dapat memberikan reaksi posiitf dengan baik sementara gol dari Sergio sangat membantu tim pada akhirnya untuk bermain lebih baik. City hanya bisa mencetak satu gol di babak pertama. Barulah di babak kedua mereka bisa menambah dua gol lagi, meski United juga bisa membalas satu gol berkat penalti Anthony Martial. Josep Guardiola mengakui bahwa di babak pertama anak-anak asuhnya tak bisa main sesuai keinginannya karena mereka dilanda rasa takut. Hal itu yang membuat mereka tak bisa main ofensif dan akhirnya cuma bisa mencetak sebiji gol saja. Menurut penilaiannya, di musim lalu saat tim kemasukan gol pertamanya, tentu tim berada dalam sedikit kekacauan. Namun sekarang ini, mereka tak dapat memberi peluang lain. Di babak pertama, mereka bermain dengan sedikit ketakutan.

Artikel Terkait :  Barcelona menyangkal mantan presiden memberikan hatinyna untuk pesepakbola Prancis

City tentu saja tak ingin sampai kehilangan bola, tapi mereka juga tak dapat melakukan serangan dengan cara optimal. Sementara ia melihat para punggawa United melakukan pertahanan dengan begitu dalam, sehingga para striker City tak mudah untuk memasuki daerah belakangnya. Mereka telah bertahan dengan baik, mereka sangat agresif saat berduel man-to-man. Namun Guardiola merasa gembira karena para pemain di dalam skuadnya bisa menunjukkan performa apik dalam pertandingan bergengsi itu. Guardiola di sisi lainnya juga telah memperingatkan skuadnya jika tim-tim besar lainnya juga masih punya peluang untuk jadi juara Premier League, bukan hanya Manchester City saja. Kemenangan di laga tersebut membuat City sekarang ini bisa kembali ke posisi puncak klasemen. Di mana mereka telah mengumpulkan total 32 poin dan unggul dua angka dari Liverpool. Tim juga berjarak 4 poin dengan Chelsea, 5 poin dengan Tottenham dan delapan poin dengan Arsenal.

Baca Juga :

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password